Responsive Banner design

Jenis-jenis Makalah

Jenis-jenis Makalah


Jenis-jenis Makalah
Makalah biasanya dibagi menjadi dua jenis yaitu, makalah biasa (common paper) dan makalah posisi (position paper).

Makalah biasa (common paper), yaitu makalah yang dibuat untuk menunjukkan pemahamannya terhadap permasalahannya terhadap permasalahan yang dibahas. Dalam makalah ini, secara deskriptif dikemukakan berbagai aliran atau pandangan tentang masalah yang dikaji. Penulis juag memberikan pendapat, baik berupa kritik atau saran, mengenai pendapat yang dikemukakan. Dengan demikian, dalam makalah biasa ini tidak perlu berargumentasi untuk mempertahankan pendapatnya.

Penulis makalah biasa cenderung lebih bebas, tidak terikat posisinya sebagai mahasiswa, profesi, keahlian,atau posisi lain.

Makalah posisi (position paper), yaitu makalah yang dibuat untuk menunjukkan posisi teoritiknya dalam suatu kajian. Untuk makalah jenis ini tidak saja menunjukkan penguasaan pengetahuan tertentu, tetapi juga dipersyaratkan untuk menunjukkan di pihak mana penulis berdiri beserta alasannya yang didukung oleh teori-teori yang relevan. Untuk dapat membuat makalah posisi, penulis tidak hanya dituntut untuk mempelajari sumber tertentu, tetapi berbagai sumber yang pandangannya berbeda-beda dan bahkan mungkin sangat bertentangan.

Makalah posisi yaitu makalah yang ditulis berdasarkan posisi penulisnya, misalnya orang diminta menulis makalah dalam posisinya sebgai gubernur, menteri, ilmuwan, atau posisi lain. Penulis terikat pada posisi yang dipersyaratkan oleh panitia.

Tips Dapat Uang Saku Tambahan Anak Kuliahan

tambahan penghasilan buat mahasiswa
Rehat kuliah - Kuliah memang bukan cerita untuk orang berduit aja. Yang namanya kuliah atau studi di perguruan tinggi itu terdiri dari banyak latar belakang yang berbeda, beragam, dan heterogen. Beda suku, beda kelamin...heheh, dan tentu beda tingkat ekonominya. Kalau yang kuliah...cuman orang yang berduit maka matilah si miskin tanpa gelar. Hehehe...:)

Untuk mendapatkan uang saku tambahan mungkin menjadi salah satu konsen terbesar bagi mereka yang kuliah dengan pas-pasan. Tapi jangan pas-pasan yang ini, "Pas mau mobil, ada", "Pas mau beli laptop, ada". Itu mah namanya sudah berkecukupan, kaya raya.

Uang saku tambahan bagi mahasiswa mungkin ide biasa-biasa saja bagi mahasiswa yang miskin. (Maaf). Namun, menjadi ide yang sangat briliant bagi mahasiswa dengan latar belakang ekonomi yang kuat mau dengan senang hati mencari uang saku tambahan. Itu namanya mahasiswa mandiri.

Tambahan penghasilan buat mahasiswa memang sulit untuk direalisasikan, mungkin. Terlebih, kan tugas utama seorang mahasiswa adalah belajar kalau bebannya ditambah dengan harus cari uang tambahan, mungkin akan sangat sedikit mahasiswa yang akan melakoni ini.

Nah, supaya judulnya kena sesuai dengan kebutuhan Anda, berikut mungkin alternatif penghasilan tambahan buat Anda yang sekarang menyandang gelar sebagai mahasiswa, alias anak kuliahan.

1. Mengajar Les Privat, Jadi Tentor
Ini yang umum. Sudah saatnya mungkin Anda menggunakan modal kecerdasan yang Anda miliki untuk berbagi. Berbagi ilmu dan tentunya pengalaman bagi anak-anak SMA, SMP, atau bahkan anak SD. Tidak perlu kuasai seluruh mata kuliah dasar. Cukup lakoni salah satu. Misalnya, Anda senang dan jago pelajaran biologi. Maka Anda sangat cocok jadi tentor biologi. Sepakat....:).

2. Ikut kompetisi, Lomba
Ya, ini juga menjadi pilihan yang jitu buat Anda. Sambil lomba menyelam hadiah pula. Manfaatin deh sekarang apa yang Anda miliki. Ikuti lomba-lomba yang sering dilaksanakan, misalnya lomba buat karya tulis, lomba buat poster, lomba di bidang olahraga juga banyak. Misalnya ikut kejuaraan Karate, Silat, dan lain sebagainya. Siapa tahu jadi atlet...hehehe.

3. Jual Sesuatu
Kata sesuatu mungkin sangat luas maknanya. daripada maknanya meluber kemana-mana, saya persempit saja misalnya Anda jual jilbab, jualan kerajinan tangan, jualan mie-bakso (yambi setelah pulang kuliah).

4. Jadi Penulis Lepas
Ini juga jadi alternatif penghasilan tambahan buat mahasiswa. Manfaatin deh itu ke-jagoa-an Anda dalam menulis. Entah menulis cerpen, nulis opini, atau bahkan nulis buku. Untuk permulaan, Anda mungkin bisa aktif menulis di berbagai media, koran di daerah Anda. Biasanya Anda akan fee dari sini.

5. Buka Tempat Foto copy, Print
Anda mungkin memiliki printer di kost atau di rumah Anda. Mungkin, sekarang waktunya Anda berpikir untuk manfaatin itu barang-barang untuk dapat menghasilkan uang tambahan. Hindari, teman-teman Anda print gratis di tempat Anda. Cobalah untuk mengkomersilkannya. Bisnis ini tumbuh subur biasanya di dekat-dekat kampus. Kesempatan emas buat Anda.

6. Jadi Tukang Servis, Install Laptop, PC
Ini juga ide yang cukup bagus. Anda ahli di bidang bongkar pasang laptop, PC. Anda sangat berkesempatan untuk dapat uang tambahan dari keahlian Anda. Gunakan untuk membuka stand perbaikan, atau Install Laptop, Pc. Kan lumayan. Bayangkan berapa banyak laptop yang dilimiliki oleh civitas akademik di kampus Anda, dan bandingkan cuman sebagian kecil dari mereka yang bisa menginstall laptop, PC mereka.

7. Jualan Pulsa
Ini ide lama, tapi cukup menambah penghasilan Anda. Pantangan dari bisnis ini, jangan pandang bulu kasih utang pulsa sama teman-teman Anda. Bisa colaps bisnis Anda jika setiap teman Anda minta utang pulsa.

8. Bisnis Online
Kan sekarang kampus sudah banyak dilengkapi dengan wifi, internet gratis. Coba deh, manfaatin itu internet di kampus Anda untuk dapat penghasilan. Penghasilan on line tentunya. Jangan cuman up-date status mulu...gunakan juga untuk menulis di blog, mengelolah website. 

9. Buruh Beasiswa
Hahaha....ini mungkin cara yang cukup pragmatis. Tapi, tidak apa-apa karena memang sedang butuh. Satu hal, tergantung sama beasiswa itu tidak cukup buat Anda. Karena tidak akan membentuk karakter Anda untuk mandiri, apalagi sampai merubah, memanipulasi data-data untuk dapat banyak beasiswa. Hohohoh....


Semoga ini bermanfaat buat Anda.
Komentar jika Anda punya tips yang lain yach....hehehe

Rahasia Hidup Sehat Mahasiswa agar Prestasi Melejit

gaya hidup sehat mahasiswa
Rehat Kuliah - Ada kata-kata yang cukup mengena dalam membahas sehat, "Kita butuh sehat untuk menikmatinya". Begitulah. Dengan sehat, Anda dapat menikmati bagaimana enaknya kuliah.

Rahasia Hidup Sehat Mahasiswa agar Prestasi Melejit. Untuk mendaptkan prestasi di bangku kuliah, maka tiada jalan lain kecuali Anda harus sehat. Ya, walaupun dalam kondisi tertentu, prestasi dapat raih walaupun kita sedang sakit. Tapi itu cerita lain. Saat ini, mendingan fokus pada penjagaan kesehatan Anda.

Memang benar bahwa sehat dan sakit  adalah dua sisi kehidupan yang akan selalu dipergilirkan dalam kehidupan. Orang sehat adalah calon orang sakit, dan begitu pula sebaliknya. Namun, jika kondisi tubuh Anda selalu sakit-sakitan, maka mungkin Anda melupakan sesuatu. Sesuatu yang sederhana, yakni MENJAGA KESEHATAN Anda.

Inilah mungkin rahasia terbesar buat Anda, bahwa kesehatan yang Anda rasakan hari ini haruslah dijaga dengan sedemikian rupa agar kesehatan itu dapat bertahan lama. Sepakat.....!!!

Sebenarnya cara sederhana untuk menjaga kesehatan adalah dengan jalan selalu melakukan kebiasaan sehat. Agar sehat dapat direnggut, dan masa sakit dapat diperpendek.

Bagi Anda mahasiswa, yang mungkin kerjaannya tidak teratur karena kesibukan. Berikut tips sederhana buat Anda bagaimana cara menjaga kesehatan Anda agar prestasi Anda dapat melejit nantinya.

1. Lakukan Kebiasaan Bangun Pagi lebih Awal

Ya, inilah mungkin kebiasaan sederhana namun sebagian besar akan sangat susah dilakukan oleh mahasiswa. Mengapa? Karena alasan banyak tugas sehingga Anda menggadaikan waktu istirahat tidur malam Anda dengan begadang. Begadang sih boleh-boleh aja, tapi jangan jadi kebiasaan. Kata Bang Rhoma "Begadang boleh saja kalau ada perlunya.

Anda dapat mengetahui bagaimana akibat jika Anda keseringan begadang. Baca saja di dalam artikel ini "Mahasiswa dan Bahaya Begadang".

Ada pula artikel yang dapat Anda baca, bahwa begadang ternyata dapat merusak kecantikan Anda. Nah loh...baca aja artikelnya di sini "Bahaya Begadang bagi Kecantikan".

2. Perbaiki Pola Makan Anda

Ya, ini juga perkara yang sulit bagi mahasiswa. Perbaiki pola makan. Mungkin itu cerita lama bagi yang masih tinggal sama orang tua, atau baru bisa menikmati nikmatnya pola makan teratur saat pulang kampung. Hehehe....

Jangan karena alasan sibuk sehingga makan tepat waktu sering atau acapkali dihiraukan. Jika kebiasaan ini sering dilakukan maka akan membuat kesehatan Anda cepat drop sehingga akan sangat mudah terjangkit penyakit. Nah loh....

Pola makan yang diperbaiki juga harus tetap yang bernutrisi, jangan makan yang asal instan. Seperti...maaf !!. Makan mie instan. Karena ternyata makan mie instan juga punya efek yang berbahaya, apalgi jika tidak tahu cara memasaknya. Lebih lanjut baca aja artikel ini "Cara Masak  Mie Instan".

3. Coba deh resep-resep tambahan berikut:

a. Rutin minum satu gelas air putih setiap pagi, saat bangun tidur. Minum air putih banyak manfaatnya.

b. Selain minum air putih, Anda juga dapat menambahnya dengan satu sendok makan madu. Minum dicampur air hangat.

c. Sempatkan waktu sedikit untuk tidur siang. Minimal 45 menit sampai 1 jam. Banyak manfaat dari tidur siang. tapi bukan tidur siang karena malas-malasan ya. Karena itu beda.

d. Olahraga sekali sepakan, minimal. Paling mudah lari pagi aja.

Mahasiswa dan Bahaya Begadang

Mahasiswa dan Bahaya Begadang
Ilustrasi : Begadang
Mahasiswa dan Bahaya Begadang - Berbicara tentang mahasiswa atau dunia kampus merupakan suatu periode kehidupan bagi sebagian orang yang sempat mencicipi atau sedang mencicipinya adalah dunia yang sangat dinamis. Penuh dengan warna, pencarian sebuah jati diri, pencarian ideologi atau dunia dimana kita kembali membentuk karakter kita.

Persoalan begadang siapa pun mungkin pernah begadang. Mahasiswa dengan berbagai hiruk pikuk dan kesibukannya biasanya tiap malam begadang. Motif begadang biasanya beda-beda, ada karena kepepet harus selesaikan tugas (ini biasanya yang paling sering), ada juga karena main game, ada karena pacaran, ada pula karena aktif di himpunan dan sebagainya. Persoalan begadang memang sangat dekat dengan dunia mahasiswa.

Padahal, kalau kita tinjau secara medis memang begadang itu akan sangat merugikan kesehatan. Ya, saya juga teringat dengan dengan lagu bang Haji Rhoma Irama, lagunya tentang begadang. Berikut lirik lagu Rhoma Irama yang judulnya "Begadang" :
Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya
Begadang boleh saja, kalau ada perlunya
Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya
Begadang boleh saja, kalau ada perlunya
Kalau terlalu banyak begadang
Muka pucat karena darah berkurang
Kalau sering kena angin malam
Segala penyakit akan mudah datang
Darilah itu sayangi badan
Jangan begadang setiap malam

Saya pikir lagu di atas, lagu di atas sudah sangat eksplisit menjelaskan bahaya dari begadang itu. Dengan begadang segala macam penyakit akan datang.

Gaya Belajar Mahasiswa

Gaya Belajar Mahasiswa
Kampus - Dalam dunia kampus mahasiswa akan berhadapan dengan proses belajar yang akan sangat berbeda ketika masih duduk di SMP maupun saat berada di masa putih abu-abu atau SMA. Sehingga mau tidak mau gaya belajar yang selama ini masih digunakan perlu dilakukan modifikasi ualng agar tetap dapat beradaptasi dengan kondisi kampus yang di taburi dengan berbagai macam ilmu.

Gaya Belajar Mahasiswa. Mengetahui gaya belajar adalah sebuah langkah taktis nan jitu dalam melihat potensi diri dan tentunya dapat melihat kelemahan dalam proses belajar sehingga nantinya dapat membuat langkah antisipatif di saat berhadapan dengan kekurangan diri dalam proses belajar dalam dunia kampus. Sehingga dengan ini pula kita dapat memaksimalkan seluruh faktor-faktor yang dapat mendukung keberhasilan gaya belajar kita dan sebaliknya menghindar atau meminimalisir segala bentuk variabel yang dapat menghambat proses belajar kita dalam kampus.
Salah satu kekaguman saya di saat melihat mahasiswa adalah kemampuan mereka dalam beradaptasi. Tapi, pengetahuan awal saya tentang mahasiswa.
Secara umum memang gaya belajar seorang individu telah banyak dirumuskan dan dikategorikan oleh para psikologi menjadi 3 bagian yaitu gaya belajar Visual, auditori dan kinenstetik.
Gaya belajar visual adalah gaya belajar pada individu dengan cara menggunakan penglihatan. Dalam artian bukan tidak menggunakan indera lain namun penyerapa informasi lebih banyak diperoleh dari proses melihat. lain halnya dengan gaya belajar auditori yang menitik beratkan penyerapan informasi dengan cara mendengar, dan kinestetik dengan cara melakukan atau dengan kata lain harus dipraktekkan.
Namun, menurut saya adalah sebuah kemunduran jika kita hanya fokus pada salah satu gaya belajar di atas dan mengabaikan gaya belajar yang lain. Seperti prolog yang saya sampaikan di atas bahwa dunia kampus merupakan dunia yang sangat heterogen, tempat berbagai macam ilmu dan tentunya untuk mendapatkan ilmu yang optimal harus menggunakan segala potensi yang ada untuk menghasilkan sesuatu yang maksimal pula.
Memang harus diketahui pula bahwa tiap gaya belajar yang ada memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga perlu memang dilakukan langkah antisipatif untuk mendukung gaya belajar kita. Gaya belajar auditori misalnya, memiliki titik tumpuan dari proses mendengar. Gaya belajar seperti ini mermbuat individu yang menggunakannya menjadi pendengar yang baik, apa-apa yang didengarnya maka akan sangat mudah banginya untuk mengingat. tetapi, gaya belajar ini akan bermasalah di saat berada dalam situasi dan kondisi yang ribut sehingga memungkinkan dia tidak akan menyerap informasi dengan maksimal. lain pula halnya dengan pembelajar gaya visual misalnya mengharuskan mereka untuk melihat sehingga akan sangat kewalahan jika bertemu dalam proses belajar dalam kampus yang berupa ceramah-ceramah.
Olehnya itu, memang perlu dilakukan langkah maju untuk memadukan semua gaya belajar yang ada. Misalnya saja, gaya belajar kinestetik dapat diaplikasikan dengan jalan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler : ikut organisasi misalnya. Dengan ikut organisasi, di saat kuliah kita mendapatkan materi tentang kepemimpinan atau aspek manajerial maka lingkungan organisasi akan sangat mendukung hal ini. Karena dari proses organisasi ini mengharuskan kita  tidak hanya berteori tetapi dapat melakukannya langsung.

Pada akhirnya, hanya mahasiswa yang mampu bersainglah yang dapat berhasil. Seperti teori lama "Yang dapat beradaptasilah yang akan bertahan hidup".

Popular Posts

Powered by Blogger.